Pembacabiasanya akan bertanya-tanya konflik apa yang mungkin dimiliki para karakter untuk melanjutkan cerita. Fase plot ini dapat mendorong pembaca untuk melanjutkan cerita dengan penggambaran konflik yang lebih menarik dan rumit. 3. Konflik Atau Klimaks. Tokoh utama selamat dari puncak konflik, kemudian tahapan konflik menurun atau mereda.
Ceritayang bagus mampu menarik perhatian pembaca dan membuat mereka penasaran. Untuk mengarang cerita yang bagus, Anda harus mau merevisi tulisan sehingga semua kalimat memiliki bobot. Cari inspirasi untuk menciptakan tokoh atau plot menarik. Keistimewaan cerita bisa berasal dari tokoh yang menurut Anda memesona, tempat menarik, atau
Contoh: "Bab 1 : Namanya Naila, dia diberi kejutan sama ayahnya, lalu diajak ke Jepang." "Bab 2 : Saat sampai di bandara jepang, ia terpisah dari keluarganya gara-gara terlau keasyikan melihat-lihat." "Bab 3 : Pada saat itu juga, ia bertemu dengan orang Jepang." Sebenarnya, banyak cara untuk membuat plot yang menarik.
Kirakira begitulah contoh plot yang bagus. Plot itulah yang dikembangkan menjadi paragraf-paragraf sehingga cerita bisa terbentuk. Contohnya: Awal cerita: Cinderella adalah gadis yatim piatu, dia tinggal bersama ibu tiri dan dua saudara tirinya. "Cinderella!" panggil ibu tiri. Cinderella segera menghampiri ibu tiri dengan tergopoh-gopoh.
.
contoh plot cerita yang menarik